Dinda, seandainya sempat kau baca goresan ini
Maka ku ingin kau memahami….
Bahwa aq akan datang terlambat menemuimu….
Bukan karena aq ingkar akan janjiku
Tapi aq sedang membenahi hati
Agar semuanya hanya Karena-Nya….
Bukan karena cantik rupamu
Bukan pula karena jabatan dan profesimu
Apalagi karena harta kekayaanmu….
Dinda, aq juga sedang mencari “modal”
Ahaha, itu Cuma alibi ketidakmapanan ku
Tanda masih kerdilnya keimanan ku….
Karena aq khawatir tidak dapat membahagiakanmu
Di dunia ini, karena aq telah memutuskan hubungan dengan kemegahannya
Membuangnya jauh dari angan, bahkan impianku….
Kau tau, iblis pernah berkata bahwa jujur diantara kebohongannya
Bahwa keikhlasan tidak akan ditemui pada orang yg masih silau dengan emas dan perhiasan lainnya
Bukankah hanya orang yg ikhlas yg tidak bisa digoda oleh syeithan dan rekannya?
Bukankah hanya orang yg ikhlas yg akan diterima amalnya?
Bukankah hanya orang yg ikhlas yg dipanggil Allah ke dalam Jannahnya?
Dinda, maka dengan berat hati aq menulis ini,
Agar kau menyadari,
Bahwa, hanya kesederhanaan yg aq bawa
Dan dengan senyuman aq bertanya
Apakah kau bersedia menerimanya?
Jika ya, datang lah kepada ku dan berkatalah, agar aq mengerti…
Kl kau tak sanggup, maka izinkan aq menatapmu tuk terakhir kali….
(sebuah penantian panjang)
theghozz
Apa kata Mereka...