ketika cinta menemukanku

Ketika cinta menemukanku,

Ahh…. apa yang harus aku lakukan???

Begitu kik-kuk saat dia mendekat dan terus mendekat

Tercekat kerongkongan hilang retorikaku

Munculah sesak yang menyelimuti

Ketika cinta menemukanku,

Aku bingung, aku menjadi bodoh

Logikaku mendadak menjadi buntu

Yang ku ingat hanya….hanya….

Ketika cinta menemukanku,

Aku tak begitu yakin, apa benar ia mencariku?

Lantas apa yang membuatnya mencariku?

Apakah ini Cuma kebetulan?

Seperti dejavu masa lalu?

Ketika cinta menemukanku,

Apakah aku sudah layak untuknya?

Apa yang akan ku persembahkan untuknya?

Cincin, kalung, gelang dan perhiasan lainnya yang berbalur emas permata?

Atau Mobil dan rumah mewah?

Sementara Tak satupun diantaranya ku miliki.

Ketulusan, kesetiaan, pengorbanan

Hanya itu yang sedang aku usahakan

Ketika cinta menemukanku,

Aku harap dia tersenyum kepadaku

Maka aku akan selalu berusaha membuatnya bahagia

saat dia mengadukan dukanya padaku

Maka aku akan membuatnya tenang

akan selalu ada pundak dan belaian lembut dirambutnya

Dan aku berkata “sayang, tak ada yang perlu dikhawatirkan”

Ketika cinta menemukanku….

Kali ini, aku tak akan berlari lagi

Saat aku menjadi pecundang yang hanya bisa

Bersembunyi saat ia menghampiri

Aku akan mengajaknya

Menjalani sisa-sisa hari yang selama ini sia-sia tanpanya

Semoga cinta menemukanku….

<<<end>>>

Singler VS Jombloer

Single’r VS Jomblo’er

Kali ini, saya akan membagi beberapa perbedaan prinsip dari pada single dan jomblo, dan perbedaan cara pandang mereka dalam menghadapi kehidupan.

1. single itu adalah prinsip sedang jomblo itu nasib

Orang-orang memilih single karena itu memang prinsip mereka, mereka gak mau ikut latah ngeliat orang muda zaman sekarang pada pacaran, karena mereka tidak ingin direpotkan oleh masalah-masalah percintaan. Suhu Asmara mereka “DINGIN”. Bukan berarti mereka gak punya cinta, tapi mereka akan mempersembahkan cinta mereka pada seseorang yang emang pantas mendapatkannya. Walaupun mereka fakir-fakir cinta, tetapi mereka bukan pengemis cinta. Sedangkan jomblo itu memang udah takdirnya kali yak. Bukannya mereka gak mau mendapatkan pacar atau pasangan, tapi emang secara alamiah gak laku alias tidak ada yang ingin bersamanya. Mungkin udah obral dan promosi gilak-gilak-an, narsis sana sini tapi tetap aja gak ada yang mau. Orang seperti ini haus, dahaga akan cinta. Hanya Allah SWT-lah yang bisa menolong orang-orang seperti ini.

2. Single itu “menolak” sedang Jomblo itu “ditolak”

Yah, orang-orang single itu tingkat kepercayaan dirinya tinggi, makanya sekalipun banyak tawaran yang datang mendekat, dengan halus dia menolaknya. Apalagi Cuma buat iseng-isengan. Mereka pasti langsung menolaknya. Sedangkan jomblo, ntah udah berapa kali mereka selalu ditolak, hidup mereka selalu di dalam dilema, hopeless.

3. Single itu ANTI GALAU sedang Jomblo itu MENGGALAU

Biarpun ampir tiap minggu dapat undangan dari teman-teman kuliah, kantor, dan lainnya orang-orang single pantang galau. Mereka tetap optimis bahwa akan ada masa indah pada waktunya. Sehingga mereka sabar dalam penantian dan melakukan hal-hal positif. Sedang jomblo, dapat undangan dari inceran langsung manjat tower, guling-guling di rel kereta, ngesot-ngesot di jalan raya, atau pergi ke mall lantai 10. Karena mereka merasa gak berguna lagi hidup di dunia ini.

4. Single di Media Sosial majang PP sendiri, sendang Jomblo majang PP rame-rame

Orang-orang single pede banget majang poto profile sendiri, karena gak ada yang perlu ditutup-tutupi, tampil apa adanya, orang suka atau enggak masa bodo! Sedang jomblo majang poto profile rame-rame biar kesamar dan orang nebak-nebak yang mana dirinya, atau setidaknya aura kegantengan or kecantikan orang lain turun kepada dirinya. Ada juga yang majang PP kartun, pemandangan, bahkan ada yang majang poto orang lain (e.q Artis or orang populer lainnya). Mungkin biar disangka mereka ada hubungan kerabat dengan orang yang dipajang di PP tadi, dan berharap dengan begitu mereka akan mudah diterima.

Haha, sekian dulu pembahasan kita tentang Single VS Jomblo. Tulisan ini tidak dimaksudnya untuk siapa-siapa, Cuma untuk lucu-lucuan aja (kalau ada yang tersindir berarti pengalaman). Sembari penulis juga mendapatkan cinta sejatinya. Hohoho, bagi teman-teman yang ingin menambahkan silahkan aja comment dibawah ini. <<<end>>>

Visite my akun

www.twitter.com/theghozz

www.facebook.com/theghozz

Pria Setia

Kemarin, (ntah kapan) sempat baca status teman di FB yang dikutip dari pepatah cina yang berbunyi sebagai berikut :

“Yang dicari wanita cantik adalah pria yg setia”

Nah, sekarang mari kita uji dan bahas kebenaran kata-kata ini:

Q : Apa iya wanita cantik suka pada pria setia?

A : mungkin iya mungkin juga tidak. Yang gak cantik juga pengen kalee (sumpe lho!)

Q : lho, kok bisa begitu?

A : bisa donk!

Q : Alasannya?

A : ya, nenek2 salto juga tau, pria setia gitu lho…. emang ada orang yang mau di khianati gitu? Gak ada kan? bahkan sesama pria juga enggan di khianatin (ohh no!!!). Lagian pria setia biasanya gak neko-neko dan selalu menerutin semua apa yang diinginkan pasangannya. Karena setianya dan tak ingin berpaling dengan yang lain maka dia akan melakukan apa saja untuk mempertahankan hubungannya. Kerja keras, banting tulang, peras keringat darah pun dilakuin. Hal Ini tentu saja sangat disukai wanita, dimana fitrahnya wanita banyak keinginan dan senang jika ada pria “bodoh” (baca : setia) menuruti keinginannya (benerkan?). juga wanita tak ingin pria yang dicintainya membagi cintanya kepada wanita lain, bahkan pada ibu si pria tersebut, karena pria akan selalu berada diantara dua wanita yang memperbutkan perhatiannya istri dan ibunya. Jadi wajar juga. Tapi biasanya pria setia yang dimaksud adalah, pria yang memiliki kemampuan finansial baik, tabungan, deposito jumlahnya EM-an, properti dimana-mana, tunggangan Ferari, Ducati, minimal Ninja 250 R, anak tunggal pemilik harta warisan yang seabreg, yang orang tuanya udah sakit-sakitan, dan pekerjaan dengan gaji diatas 10jt. insyaAllah, tipe pria setia seperti ini cepet lakunya. Ohh ya lupa satu lagi, tampang juga mendukung (catet!).

Nah, trus bisa juga TIDAK adalah, mungkin anda tipe pria setia, tapi maaf kantong anda tidak cukup memadai alias dompet tipis a.k.a bokek, anda jalan kaki (gak punya tunggangan), pekerjaan gak jelas alias pengangguran atau PNS yang idupnya pas-pasan, tinggal di kost-kostan, harta warisan Cuma surat utang, mungkin anda tetap “TIDAK” disukai oleh para wanita. HARI GINI MAKAN CINTA DAN KESETIAAN??? Mana bisa kaleee (alay). Kecuali anda punya tampang yang cukup handsome mungkin “tante-tante” kesepian akan berburu mencari anda…. HAHAHA. Jika tidak anda hanya akan bisa bermimpi kapan turunnya bidadari ke bumi yang mau dengan anda.

Tapi ada juga fakta yang menyebutkan “banyak wanita yang salah dalam memilih pasangan hidupnya”. Mungkin fakta ini bisa anda jadikan “hujjah” dan motivasi diri bagi anda yang bertipe setia tapi secara finasial melarat dan tampang enggak banget. Setidaknya masih ada harapan. Berdoalah setiap waktu dhuha dan tahajjud mudah2an meraka salah memilih anda sebagai suaminya. Gak ada yang gak mungkin terjadi kalau Allah Azzawajalla udah berkata “kun fayakun”. <<<end>>>

Gak Laku???

Kemarin pernah bilang ama teman, bahwa suatu saat ada pasien psikiatri yang bertanya seperti ini “Pak, kalau saya udah sehat bisa dapat cewek?” langsung saja saya jawab “bisa”. Nah, yang jadi masalah adalah respon dari teman tersebut. Dia bilang “lu aja yang masih waras gak laku-laku!!!”. Dalam bangetkan? Rasanya seperti tertusuk sembilu tepat di jantung, atau ibarat sakit gigi yang bikin semua badan kerasa sakit (tapi lebih horor kalau ketemu ma dokter giginya). Atau seperti kebelet “pipis” tapi gak ketemu toilet (apa hubungannya?). pikiran langsung galau, pingin rasanya saya lompat dari lantai 2 gedung kantor. Manjat tower telko****, Sempat juga terpikir tidur-tiduran di jalan raya, bahkan sempat terpikir buat guling-guling di rel kereta (untungnya disini gak ada). Sangkin galaunya pandanganku kabur, hatiku terpojok dalam kesendirian, dan terus bertanya-tanya “kenapa oh kenapa???” (lebai).

Tapi sob, ada alasan kenapa gw lebih milih sebagai “single fighter” sampe nanti ketemu dengan orang iyang pas. Bukan karena gak laku-laku alias JOMBLO (udah tau kan beda single dan jomblo?), tapi sory ini masalah prinsip (cieliah). Ntah Udah berapa cinta yang gw tolak (sok kegantengan lu). Pernah suatu ketika sy nanya ama teman, apa hebatnya punya pacar? Apa jadi terlihat lebih macho? Atau hanya sekedar buat pamer-pamer doank? Atau Cuma buat pelampiasan nafsu. Atau Biar kelihatan lakunya. bagi sy sih, pacaran menghabiskan sumber daya untuk sesuatu yang belum pasti. Males bangetkan, secara ada basic manajemen, gak mungkin sumber daya yang terbatas ini digunakan untuk sesuatu yang belum pasti hasilnya. Paling enggak orang pacaran itu membutuhkan 1. Budget buat makan, jalan-jalan, shopping-shopping. 2. Pulsa (bagi yang LDR). Jangan sampe lo bilang ama pasangan loe (AKU GAK PUNYA PULSA?) pasti besoknya dia Move On dari kamu. 3. Waktu yang tak sedikit (ngater kesana, jemput kesini, dll). Repot bangetkan. Sy malas jadi PHP (pemberi harapan palsu) mendingan memutuskan untuk HTTP (Hidup Tenang Tanpa Pacar) aja.

Nah, beda rasanya kalau itu semua kita lakukan buat “calon (udah 50%an keatas) istri” dan istri kita. Semua sumber daya akan diberikan karena hasilnya “Insyaallah” dah nyata. Gak abstrak lagi. Tapi ini soal cara pandang aja. Ini cara pandangku mana cara pandangmu?

Nah, yang jadi masalah selanjutnya adalah “KENAPA LU GAK NIKAH_NIKAH JUGA???”……

Kalau untuk yang ini kita pending untuk pembahasan selanjutnya aja yah…. hahaha (ngeles) <<<end>>>

 

Lagu Kenangan

masih ingat pasien yang saya ceritakan dl??? yak, sepertinya dia betah banget di RSJ ini…. dan kejadian unik lain yang diperbuatnya adalah…. dia nimbrung saat saya dan teman2 lagi latihan nge-band, tiba2 dia masuk dan meminta untuk bernyanyi, setelah beberapa kali meminta akhirnya kami pun mengizinkannya menyanyi, dan nyanyiannya adalah lagunya NAFF – Akhirnya Ku menemukanmu….. yah, walaupun fals kemana2, tapi sebagian besar liriknya dia hafal, mungkin lagu ini membekas bagi dirinya….
mari kita dengarkan aja NAFF – Akhirnya Ku Menemukanmu Versi Aslinya. cekidot!

Intro: G D (2x)

G D G D
Akhirnya ku menemukanmu, saat hati mulai merapuh

G D G D
Akhirnya ku menemukanmu, saat raga ini ingin berlabuh

Bm F#m G D A
(*) Ku berharap engkaulah jawaban segala risau hatiku

Bm F#m G A
Dan biarkan diriku mencintaimu hingga ujung usiaku

Bm F#m G D A
Reff: Jika nanti kusanding dirimu, miliki aku dengan segala kelemahanku

Bm F#m G A
Dan bila nanti engkau di sampingku, jangan pernah letih tuk mencintaiku

G D G D
Akhirnya ku menemukanmu, saat hati mulai merapuh

Kembali ke: (*), Reff

Int: Bm G D A

Kembali ke: Reff