Manusia Galau


Manusia Galau

Ada yang bilang begini “ghoz, kenapa sih lu suka banget GALAU???” atau dilain kesempatan ada juga yang comment “jangan sering-sering galau ghoz, ntar kena penyakit apalah gitu sy juga lupa”. Di lain kesempatan sy pernah nanya ama seorang teman “boleh gak sih galau di jejaring sosial media”, dengan tersenyum dia menjawab “ya gak apa-apa, itu kan Akun mu”. Mungkin sebenarnya dia juga merasa aneh kali yak, ni lanang kok galau sepanjangan. Kentara banget gak lakunya…. 🙂

Emang sih frend, kayaknya balakangan2 ini lagi marak-maraknya virus “GALAUISME” yang menyebabkan penyakit “GALAUITIS”. Virus yang bermutasi dari virus VMJ tipe Z ini, telah menyerang bukan hanya kalangan remaja, tapi anak2, orang dewasa, orang tua, bahkan tak jarang ditemukan “suspect” pada lansia (kakek/nenek gaul). Dengan status Single, Inrelationship, engage, bahkan married apalagi yang mengakui sedang berstatus JOMBLO. Cara penularannya pun sangat cepat melalui media-media jejaring sosial dan jaringan telekomunikasi, dengan masa inkubasi yang relatif sebentar. Bahkan sekarang sudah begitu mewabah dengan tingkat prevalensi yang melebihi ambang batas. Sorry cuy kl bahasanya terlalui ilmiah, maklum mantan mahasiswa kesehatan yang kalau datang telat, masuk ruangan nunggu absen lewat, tanda tangan, karena pelajarannya membosankan lalu keluar dan tidur-tiduran dimushalla (anak mushalla man!). tapi meski demikian tetep keluar dengan IPK yang berpredikat CEME LUDE (baca : kemelut).

Trus, gimana sih mendeteksi secara dini orang yang terkena virus “GALAUISME” ini??? Apakah ada gejala2 umum yang bisa dilihat secara langsung? Nah, kalau anda melihat orang yang bertampang sendu, trus rambut agak acak-acakan, dengan tatapan mata yang telihat kosong, kumis dan jambang dibiarin panjang, terus menerus memegang HP merk BB, dan kadang-kadang tersemyum gak karuan, maka pastikan orang tersebut sedang terkena virus “GALAUISME” Stadium I, namun jika sudah lebih jauh dari itu, misalnya nyanyi2 lagu “METAL alias Melow Total alias Melayu Total, kemudian duduk diatas atap rumah, pohon beringin, jembatan, kemudian memandang jauh kelangit, ini sudah termasuk Virus GALAUISME telah masuk Stadium II, dan jenis GALAUISME Stadium III dengan Gejala Klinik Susah tidur malam (insomnia) sambil bolak-balik update status “sendiri”, “aku yang tersakiti”, “G4k 6is4 T1Dur K4r3n4 M1k1r1n K4m1u”, “3l0 …. GW…. 3nd”, “andai kamu ada disini” dan status2 4l4y lainnya. Trus suka majang PP dengan Pose Close Up sambil manyun-manyunin bibir, menaik turunkan alis, diambil agak keatas, atau menulis-nulis nama dipantai dan bermain-main pasir, senyam-senyum sendiri dan kemudian nangis tanpa alasan yang jelas, dan yang paling lucunya jika ngeliat hujan langsung berkata “hujan kali ini mengingatkanku padamu”, ngeliat pelangi “ada pelangi bola matamu”, “ngeliat anak kecil serasa jadi emak atau bapaknya”, ada juga yang berkata “bapak kamu tukang Ledeng ya? Kok tau ? karena kau telah melancarkan cinta yang tersumbat di hatiku”. Untuk jenis “Galauisme” stadium ini maka perlu theatment kusus. Dan biasanya orang yang terkena galau stadium akhir ini adalah orang-orang yang menisbatkan dirinya sebagai “JOJOBA alias Jomblo-jomblo (gak) Bahagia”.

Pada penderita harus segela di isolasi keruangan khusus dan diberikan obat sejenis tropika bernama “cinta”. insyaAllah, kalau diminum dengan dosis yang pas yakni 3 kali dalam 1 jam, maka akan mengurai potensi galau untuk kambuh. Dan orang seperti ini sudah cocok untuk dipertemukan dengan tulang rusuknya yang hilang.

Tapi gays, sebenarnya Virus Galauisme ini bisa digunakan untuk hal-hal yang positif, seperti saya misalnya, menjadikan galauisme sebagai alat untuk membuat orang lain ketawa, karena ntah mengapa kita ataupun orang lain senang banget mentertawakan ke”galauan” orang lain. Jadi kalau kita bisa menghibur orang berati kita sudah membuat orang bahagia, dan membuat orang bahagia itu “BERPAHALA” lho…. dan ada juga yang mengatakan kalau “GALAU itu singkatan dari God Always Listening Always Understanding” jadi kita gak pernah putus asa kalau misalnya cinta lo di tolak dah 1000 kali, trus udah diputusin 2563 kali, udah menyandang Jomblo semala Puluhan tahun, dan udah obral 100% tetapi gak ada yang mau ngambil. Jangan malah sebaliknya lo mengakhiri ke “GALAU”an mu kehal-hal yang negatif seperti ngedrug, miras, atau malah lompat ke jurang.

So, kesimpulan dari pertanyaan di atas yang mengatakan kenapa sy selalu galau adalah karena saya ingin “MENYENANGKAN HATI ANDA SEMUA WALAU SEBENARNYA DARI LUBUK HATI SAYA YANG PALING DALAM ITU MERUPAKAN SIKSAAN BATIN”. Haha…. Kidding!!! I’m Happy, Hiyaa!

Iklan

Perihal theghozz
Aku adalah Penduduk Akhirat yang sedang melancong kedunia, sehingga waktuku tidak banyak. Setiap detiknya ada kesempatan emas yang sangat berharga, bagiku waktu yang telah berlalu sangat jauh walaupun seditik dan masa yang akan datang begitu dekat menghampiri....

One Response to Manusia Galau

  1. hahaha…. sabar ya bang kegalauan abang akan segera terakhiri setelah kak imah menikah 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: