Post Power Syndrom (PPS)


Post Power Syndrom

  • Definisi (menrut Gw)

Post Power Syndrom  (PPS) itu adalah sebuah gejala yang terjadi pada diri karena kehilangan “power” atau kekuasaan/kekuatan atau kegiatan yang biasa kita lakukan sehari-hari. Efek yang dihasilkan dari PPS itu kebingungan, hilang orientasi, perasaaan hampa seperti ada yang hilang pada diri kita, bahkan tak jarang jika tak diantisipasi akan mengakibatkan si penderita menjadi stress dan bisa pula meningkan menjadi depresi.

  • Siapa saja yang bisa terkena

Orang yang rentan terhadap PPS ini adalah mereka yang telah memasuki masa-masa pensiun, ini disebabkan karena mereka telah terbiasa dengan kegiatan kerja yang rutin yang mungkin padat, bahkan mungkin memiliki jabatan sehingga pada saat mereka pensiun maka ada kekhawatiran apa yang akan dilakukan ketika pensiun, siapa yang bakalan yang bisa di suruh-suruh, di perintah-perintah, dan dimarah-marahin dan juga faktor “salary” yang pastinya akan berkurang secara drastis. Namun sekarang PPS ini juga bisa terjadi pada orang yang kehilangan “Jabatan”, kehilangan “Lokak Basah” atau juga “Kehilangan Kesibukan” (biasa sibuk sekarang tidak lagi). Biasanya Sarapan di Indonesia, Makan siang di Singapura, dan Makan malam di Eropa, bisa beli ini itu, dan kegiatan foya2 lainnya. Maka sekarang harus bisa menahan diri. Contoh kongkrit PPS terjadi pada Ayah saya, pada awal-awal pensiun dia merasa masih bekerja shift2an, kegiatan rutin yang biasa beliau lakukan pun kadang tanpa sadar beliau lakukan “raso2 masih kerja”. Kadang juga bingung apa yang harus dilakukan, karena biasanya seabrek aktifitas. Dan juga sempat minder dengan penghasilan yang turun jauh drastis. Biasanya bisa mengantongi sekitar 5-7 jt perbulan plus bonus sana sini, sekarang hanya hitungan dibawah 2jt saja. Tapi sepertinya beriring waktu, beliau sudah menerima keadaan, dan melakukan banyak aktifitas lainnya seperti berkebun, beternak, ikut pengajian dsb. Walau tetap saja masih teringat2 masa jaya2 dulu.

  • Faktor Resiko

Faktor resiko yang menyebabkan timbulnya PPS seperti yang saya jelaskan tadi, Pensiun, Kehilangan Kesibukan, Jabatan dan lainnya.

  • Terapi

Sebenarnya PPS bisa kita cegah terlebih dahulu sebelum terjadi dengan mencari aktifitas alternatif jika Faktor Resiko yang telah disebutkan di atas terjadi. Banyak sekali aktifitas yang lainnya yang bisa anda lakukan, tidak hanya monoton seperti yang anda lakukan sebelumnya. Namun jika PPS terlanjur terjadi pada diri kita maka terapi yang cocok adalah :

  1. Kita harus legowo / nerimo dengan kondisi yang ada sekarang, bahwa semuanya tak ada yang abadi di dunia ini. Tak ada yang tetap, semua berubah. Maka, jangan pernah takut akan perubahan, emang anda mau sampai jompo kerja??? Enggak kan, jadi nikmatilah masa-masa rehat anda.
  2. Senantia berfikir dan melakukan hal-hal positif. Dengan demikian anda tidak merasa terbebani. Misalnya ketika anda tak jadi “pejabat” lagi, maka berfikir positif lah bahwa “jabatan” itu amanah, mungkin jika kita terus yang menjabat maka akan memberikan mudharat kepada diri sendiri dan orang lain, jabatan itu juga amanah sehingga bisa saja ketika anda masih menjabat anda bisa mengkhianati amanat tersebut. Dan lakukan hal positif seperti tetap bekerja sebaik mungkin sama atau bahkan lebih baik pada saat anda menjabat. Tingkatkan kinerja anda, siapa tau anda bakalan dipercaya kembali pada jabatan yang sama atau bahkan lebih baik lagi.
  3. Mencari kesibukan lainnya, masih banyak kegiatan yang bisa membuat anda merasa berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat bahkan nusa dan bangsa (lebai). Jangan sampai anda berlarut-larut dengan kondisi sekarang. Anda bisa jadi penulis, membaca banyak buku yang sebelumnya belum sempat anda baca, mengunjungi tempat-tempat yang indah, bercocok tanam dll.
  4. Dekatkanlah diri anda kepada Sang Pencipta anda, sesungguhnya Alam Semesta ini miliknya, rezeki juga Dia yang mengaturnya. Jadi memohonlah untuk kebaikan diri anda di Dunia dan Akhirat. <<<End>>>

Perhatian :

Tulisan ini bukan tulisan ilmiah, dan tak bisa dijadikan rujukan/referensi.

Iklan

Perihal theghozz
Aku adalah Penduduk Akhirat yang sedang melancong kedunia, sehingga waktuku tidak banyak. Setiap detiknya ada kesempatan emas yang sangat berharga, bagiku waktu yang telah berlalu sangat jauh walaupun seditik dan masa yang akan datang begitu dekat menghampiri....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: