Gak Laku???


Kemarin pernah bilang ama teman, bahwa suatu saat ada pasien psikiatri yang bertanya seperti ini “Pak, kalau saya udah sehat bisa dapat cewek?” langsung saja saya jawab “bisa”. Nah, yang jadi masalah adalah respon dari teman tersebut. Dia bilang “lu aja yang masih waras gak laku-laku!!!”. Dalam bangetkan? Rasanya seperti tertusuk sembilu tepat di jantung, atau ibarat sakit gigi yang bikin semua badan kerasa sakit (tapi lebih horor kalau ketemu ma dokter giginya). Atau seperti kebelet “pipis” tapi gak ketemu toilet (apa hubungannya?). pikiran langsung galau, pingin rasanya saya lompat dari lantai 2 gedung kantor. Manjat tower telko****, Sempat juga terpikir tidur-tiduran di jalan raya, bahkan sempat terpikir buat guling-guling di rel kereta (untungnya disini gak ada). Sangkin galaunya pandanganku kabur, hatiku terpojok dalam kesendirian, dan terus bertanya-tanya “kenapa oh kenapa???” (lebai).

Tapi sob, ada alasan kenapa gw lebih milih sebagai “single fighter” sampe nanti ketemu dengan orang iyang pas. Bukan karena gak laku-laku alias JOMBLO (udah tau kan beda single dan jomblo?), tapi sory ini masalah prinsip (cieliah). Ntah Udah berapa cinta yang gw tolak (sok kegantengan lu). Pernah suatu ketika sy nanya ama teman, apa hebatnya punya pacar? Apa jadi terlihat lebih macho? Atau hanya sekedar buat pamer-pamer doank? Atau Cuma buat pelampiasan nafsu. Atau Biar kelihatan lakunya. bagi sy sih, pacaran menghabiskan sumber daya untuk sesuatu yang belum pasti. Males bangetkan, secara ada basic manajemen, gak mungkin sumber daya yang terbatas ini digunakan untuk sesuatu yang belum pasti hasilnya. Paling enggak orang pacaran itu membutuhkan 1. Budget buat makan, jalan-jalan, shopping-shopping. 2. Pulsa (bagi yang LDR). Jangan sampe lo bilang ama pasangan loe (AKU GAK PUNYA PULSA?) pasti besoknya dia Move On dari kamu. 3. Waktu yang tak sedikit (ngater kesana, jemput kesini, dll). Repot bangetkan. Sy malas jadi PHP (pemberi harapan palsu) mendingan memutuskan untuk HTTP (Hidup Tenang Tanpa Pacar) aja.

Nah, beda rasanya kalau itu semua kita lakukan buat “calon (udah 50%an keatas) istri” dan istri kita. Semua sumber daya akan diberikan karena hasilnya “Insyaallah” dah nyata. Gak abstrak lagi. Tapi ini soal cara pandang aja. Ini cara pandangku mana cara pandangmu?

Nah, yang jadi masalah selanjutnya adalah “KENAPA LU GAK NIKAH_NIKAH JUGA???”……

Kalau untuk yang ini kita pending untuk pembahasan selanjutnya aja yah…. hahaha (ngeles) <<<end>>>

 

Iklan

Perihal theghozz
Aku adalah Penduduk Akhirat yang sedang melancong kedunia, sehingga waktuku tidak banyak. Setiap detiknya ada kesempatan emas yang sangat berharga, bagiku waktu yang telah berlalu sangat jauh walaupun seditik dan masa yang akan datang begitu dekat menghampiri....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: