“Single” …. Nikah yang tertunda


Assalamualaikum…

Kapan lu nikah sih??? Pertanyaan ini selalu terngiang-ngiang ditelingku, baik dari teman semasa SD, SMP, SMA, Ampe Teman Kuliah, juga dari teman2 kantor…. pertanyaan ini selalu bikin galau, apalagi waktu kemarin liat “Kek Daus” yang terkenal waktu acara Soulmate bersama Rina “Pesek”, dan sempat jadi satpam di Sitkom “Suami-Suami Takut Istri” disebuah infotaiment menikahi seorang wanita muda yang pantes jadi anaknya, dan sekarang mereka sudah dikaruniai seorang putri cantik. Rasanya seperti tercucuk sembilu tepat di jantung. Nah aku??? Gimana aku? Yang masih muda, handsome (some = beberapa, Hand = tangan) dan cool(cas), kerjaan udah tetap, tunggangan ada, warisan banyak (utangnya), coba pikir, apalagi yang kurang coba??? Masak “sebijik” wanita yang bisa dijadikan “istri” aja gak dapat??? Gak logis banget…. tapi aku mikir, itulah mengapa ada pepatah “Cinta itu Buta”…. dan hikmah “Khilaf” diciptakan Allah SWT kepada manusia.

Padahal dulu masih jaya-jayanya kuliah, aku termasuk orang yang mengusung tema “nikah muda” dan “no pacaran nikah yes”. Bahkan ada teman yang sukses nikah muda (skrg udah punya 1 anak) akibat di “Komporin” oleh ku, dan banyak yang putus dari pacarnya setelah konsultasi ama aku. Beberapa teman seperjuangan kuliah pun sudah menemukan tambatan hatinya.

Sebenarnya, bukan karena gak laku sih, tapi ada beberapa sebab yang “mengada-ada” sebenarnya, tapi sukses membuat aku gak nikah-nikah sampe sekarang. Dan terombang ambing dalam ketidakpastian. Dan kalau ditinjau dari sisi agamanya udah gak bisa ngelesh lagi dah, mungkin taraf hukumnya udah wajib.

  1. Kakak Pertama belum nikah-nikah juga. Padahal udah “senior” banget umurnya. Bahkan udah 2 adiknya melangkahinya. Sebagai adik yang baik dan pengertian aku tidak ingin menyusul kelakuan abang-abangku yang melangkahi beliau. Kasihanlah, aku enak-enak menikah, dia masih menjomblo. Sekarang beliau sedang melanjutkan sekolah S2 Magister Pendidikan Agama Islam. Mudah-mudahan ada yang khilaf dikuliahan beliau yang mau menjadikan beliau menjadi makmumnya. Aamiin. Sebenarnya beliau gak jelek-jelek amat, tapi mungkin terlalu “Kuper” dan sangat Natural dan Alami. Mungkin udah tahap “terlalu” natural dan Alami, kulitnya alergi memakai kosmetik-kosmetik, dan kayaknya beliau gak kenal kata salon. Banyak juga yang datang mendekat, tapi emang kayaknya dia pengen Cuma suami seorang pangeran berkuda yang make sorban dan jenggot tipis turun dari langit yang menemukan sendal jepitnya yang ketinggalan dimushalla waktu tarawihan. Maaf ya kak, kalau baca tulisan ini, yang pasti yang mendukung sepenuhnya untuk perjuangannya mencari cinta sejati. Tapi DEATHLINEnya ampe abis lebaran tahun ini aja ya…. kwukwukwuk….
  2. Tabungan belum cukup dan Kreditan motor belum lunas. Ini adalah alasan paling absurd. Karena kemarin mutusin buat beli motor lebih dulu itu pun kredit-an jadinya, tabungan gak ngumpul-ngumpul, karena serengah gaji dipake buat bayar kredit dan sisanya buat makan. Maklum anak rantau. Mungkin teller di bank juga tersenyum bingung, ini orang tiap awal bulan nabung tapi kok saldonya gak nambah-nambah??? Tapi senyuman bingungnya itu aku tanggapin aja dengan senyuman ambigu khas aku.
  3. Masih bingung, mau tetap dibengkulu yang artinya nyari jodoh orang bengkulu dan sekitarnya, atau mau pindah kemedan or ketempat lainnya. Sehingga penentuan jodoh juga masih rancu. Ada yang bilang, ntar kan istri ngikut aja kemana pun kita pergi, but the fact, ada juga yang gak mau karena udah cinta banget ama tanah kelahirannya. Nah, sampe hati ini mantap mau menetap atau tidak, maka selama ini itu pula mungkin kata-kata nikah Cuma menjadi fatalmorgana.
  4. Inceran masih acak dan tak satupun memberikan signal. Sebenarnya yang diperlukan itu sosok istri yang kriterianya gak neko-neko kok, Cuma punya kepribadian aja, mobil pribadi, rumah pribadi, tabungan pribadi, kebun pribadi, dan pribadi lainnya. Haha. Gak lah, emang aku cowok apaan, yang penting itu gak banyak tingkah, smart, bisa diajak sharing, dan yang tak kalah penting adalah solehah. kalau gak bisa masak, ya beli diluar or catringan. Gak biasa nyuci, yang pake mesin cuci, gak bisa nyetrika, ngeloundry aja. Jadi kriteria yang seperti itu gak wajib.
  5. Nunggu bidadari turun dari kahyangan. Ini alasan paling impossible. Jadi gak usah dibahas.
  6. Biaya nikah dan Mas Kawinnya belum cukup. Alasan ini muncul akibat kekhawatiran yang menyebutkan biaya nikah jaman sekarang mahal, untuk anterannya aja nyampe puluhan juta, belum mas kawin seperangkat rumah dan prabotannya. Bingung mau nyari uangnya dari mana, mau ngerampok bank gak berbakat, mau korupsi ntar ditangkep KPK, mau Ngepet or miara tuyul ntar gak masuk syurga karena udah Syirik. So, harus gimana donk? Sementara mau nyari yang murah meriah kayaknya udah langka dan mungkin udah dimasukin di cagar alam yang perlu dilestarikan dan dikhawatirkan akan kepunahannya. Serba salah kan? jadi ingat dulu penah nantangin teman yang “tomboy” yang terkenal sangat anti nolak kalau ditantangin, tapi waktu aku ajak nikah hari itu juga dengan mas kawin 100.000 dia bilang “Kok aku murah amat???” padahal itukan Dpnya, ntar kalau udah nikah, semuanya juga bakal dikasih. Haha, tapi untunglah dia nolak, kalau enggak, gak tau deh jadinya… muahaha. Dan itu juga membuktikan sisi “kewanitaannya”.
  7. Asmara terlalu dingin, kesannya jaim gitu, seram sih tepatnya. Jadi banyak cewek-cewek yang takut duluan kala melihat tampangku. Padahal aslinya kan emang iya… hohoho.

 

Oke, begitulah teman-teman, biar aku fakir cinta tapi aku bukan pengemis cinta. Mudah-mudahan aja ada yang baca tulisan ini dan tergerak hatinya untuk merelakan waktu-waktunya untuk dibagikan bersama dengan diri ini. Hahaha…..

Iklan

Perihal theghozz
Aku adalah Penduduk Akhirat yang sedang melancong kedunia, sehingga waktuku tidak banyak. Setiap detiknya ada kesempatan emas yang sangat berharga, bagiku waktu yang telah berlalu sangat jauh walaupun seditik dan masa yang akan datang begitu dekat menghampiri....

4 Responses to “Single” …. Nikah yang tertunda

  1. Laily says:

    hahaha.. Tragis tp Lucu..
    😀

  2. Tyas says:

    Smoga nantinya dwaktu yang tepat ktmu ma yang tepat jg,,smangat kak ghoz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: